Thursday, September 11, 2014

Ada Waktunya Bagi Kita

Tadinya saya hanya ingin mengirim beberapa dokumen dari kamera poket yang biasa saya bawa kemana-mana. Saya membiasakan diri membawa kamera poket dan membuat ribuan foto. Biasanya sebagaian saya hapus, foto-foto yang saya anggap kurang baik gambarnya. Namun tak jarang ada beberapa gambar yang sungguh indah dan menarik membuat saya terkesiap, kaget. Indahnya alam ini, ciptaan Tuhan!

Manusia begitu sibuk dengan seribu satu tuntutan hidup, yang terutama ialah harus bekerja mencari nafkah. Saya pernah bekerja sampai hampir kehilangan akal sehat, dikarenakan saya tidak tahu apa yang saya lakukan atau apa yang saya cari sesungguhnya? Kerja hingga kelelahan tidak ada kebahagiaan dan saya juga merasa sama sekali tidak menambah keahlian apapun dalam pekerjaan tersebut. Justru rasanya kian bodoh dan terbelakang. Lalu saya sadari, saya mengerjakan sesuatu yang sama sekali tidak saya sukai. Hanya saja saya terus menahan diri, demi tuntutan hidup. Ketika akhirnya saya 'memilih' kewarasan saya dengan meninggalkan segala jerat tuntutan hidup itu, saya mulai melihat siapa saya. Seolah jiwa yang tadinya membias nyaris lenyap sekarang muncul kembali.

Pernah ada pertanyaan dalam diri. Saya ini siapa? Dan apa yang saya lakukan sesungguhnya? Tujuannya apa? Kini saya mampu menjawabnya, sibuk dengan hal-hal yang menjadi kegemaran pribadi. Saya larut dalam kesibukan menulis, memotret dan travelling. Saya mampu menggunakan mikroskop kehidupan milik saya yang selama ini tersimpan saja berdebu dalam lemari nasib. Semalaman saya mensortir foto-foto lama itu dan ketika melihat satu persatu gambar-gambar itu saya tak dapat berhenti mengamati. Seolah tiap gambar berlomba untuk mengajak saya bicara. Lalu lamat-lamat berbagai lagu lama dan kata-kata indah muncul dalam benak. Seolah masing-masing foto memang berusaha menceritakan sesuatu kepada saya. Kisah-kisah yang muncul dari kesunyian terdalam. 

Saya jarang memotret diri sendiri atau manusia. Lebih banyak memotret alam, landscape dan buildings atau interior. Karena hal-hal itu bagi saya lebih menarik ketimbang manusia. Manusia siapapun orangnya jika berdandan dan fotonya di re-touch akan terlihat indah sempurna. Sementara pemandangan alam dan bangunan akan membisikan karakter yang sama. Apa yang kita lihat dari berbagai sudut akan menyuarakan hal-hal yang tetap sama. Kekaguman akan masa lalu. Haru akan kenangan. Kerinduan akan hal-hal yang telah hilang atau mungkin suatu perasaan yang juga telah benar-benar berubah. Ada hal-hal yang tidak bisa bisa kembali namun juga tidak bisa hilang dari ingatan. Kadangkala muncul dalam wujud foto dan lagu-lagu lama. Seperti foto yang berikut ini, seolah menyenandungkan lagu lama theme song dari Romeo and Juliet, a time for us.

Lagu a time for us, menyuarakan kata-kata permohonan agar kita bersabar. Bahwa pada waktunya impian dan hal-hal yang terpendam akan muncul keluar. Melewati segala airmata dan onak duri. Sehingga pada saatnya nanti hidup akan terasa sangat bermakna bagi kita. A Time for Us diciptakan oleh Nino Rota pada tahun 1968. Lagunya sangat menyayat kalbu dan dinyanyikan pada saat pesta keluarga Capulet. Sesungguhnya lagu ini berjudul "What is a Youth" (apa sih arti masa muda?) pada album soundtrack, liriknya ditulis oleh Eugene Walter. Namun entah bagaimana lagu ini menjadi lebih populer disebut, "A Time for us" (ada waktunya bagi kita) sesuai dengan kata-kata awal pada permulaan lagu. Yup, ada waktunya bagi kita. Mungkin tidak sekarang, bisa jadi kelak. Melupakan kesedihan dan memanen kesuksesan.

A time for us some day there'll be

When chains are torn by courage born of a love that's free

A time when dreams so long denied
Can flourish as we unveil the love we now must hide

A time for us at last to see
A life worthwhile for you and me
And with our love through tears and thorns
We will endure as we pass surely through every storm

A time for us some day there'll be a new world
A world of shining hope for you and me
For you and me
And with our love through tears and thorns
We will endure as we pass surely through every storm

A time for us some day there'll be a new world
A world of shining hope for you and me
A world of shining hope for you and me

2 comments:

  1. Idenya sangat inspiratif. Terima kasih dan salam kenal.
    Tolong kunjungi balik web saya http://audisimitrapengusaha.com

    ReplyDelete

Note: Only a member of this blog may post a comment.