Saturday, September 24, 2016

K-Movies (25) Love So Divine (Cintaku Yang Mulia) ***

Kim Gyu Sik (Kwon Sang Woo) sedang menjalani masa persiapan untuk menjadi pastor Katolik muda. Itu artinya dalam waktu singkat ia akan menjalankan sumpah hidup selibat, tidak menjalin hubungan dengan seorang wanita dan tidak akan menikah. Dalam penugasan di sebuah gereja kecil, ia berjumpa dengan Yang Bong Hee (Ha Ji Won) yang adalah keponakan dari pastor kepala Nam (Kim In Mu). Sikap Gyu Sik yang sangat religious bertentangan dengan sikap Bong Hee yang bebas dan bertindak sesuka hati. Apalagi Bong Hee baru saja pulang dari Amerika. Bong Hee bahkan belum dibaptis dan tidak taat ke gereja. Ia masih merengek karena patah hati diputus oleh kekasihnya yang menetap di Korea.

Bong Hee yang kehabisan uang untuk kembali ke Amerika lalu menawarkan diri bekerja di gereja pamannya itu dengan mengharapkan upah untuk membeli tiket kembali ke Amerika. Dalam berbagai kesempatan kedua orang muda ini, Bong Hee dan Gyu Sik, kemudian bekerja sama untuk kegiatan rohani di gereja. Seperti mengurus kebersihan gereja, acara pernikahan di gereja dan mengajar sekolah minggu untuk anak-anak panti asuhan. Semua atas perintah pastor kepala Nam. Persahabatan dan pengertian mulai terjalin antara Bong Hee dan Gyu Sik. Diam-diam Gyu Sik mulai menyukai Bong Hee bahkan merasa cemburu ketika Bong Hee sibuk berusaha untuk rujuk kembali dengan kekasihnya. Sebelumnya ia belum pernah menyukai seorang wanita (rolling eyes to the ceiling). Tentu saja Gyu Sik tidak terang-terangan mengungkapkan perasaan hatinya karena ia adalah siswa yang sedang dalam masa pendidikan sebagai calon pastor. Dalam satu kesempatan Bong Hee pernah menanyakan apakah Gyu Sik menyukai dirinya. Namun lelaki ini diam membisu seribu bahasa. Sekalipun ia sangat menyukai Bong Hee baginya janji kepada Tuhan untuk menjadi pastor lebih mulia daripada ia harus memilih seorang gadis untuk dijadikan kekasih. 

Film lawas yang rilis 2004 ini murni menyajikan akting Ha Ji Won dan Kwon Sang Woo saat keduanya masih belia dan sama-sama unyu. Kedua aktris dan aktor kini telah menempati posisi mapan sebagai bintang-bintang drama/film Korea kelas A, lihat saja akting mereka dalam K-Drama Hwang JiNi dan Temptation. Secara natural akting Ha Ji Won mudah dinikmati dalam peran sebagai gadis centil yang nakal dan bandel (seperti dalam drama-drama Hongkong lawas dan film Ji Won lain bertajuk 100 Days With Mr. Arrogant). Demikian pula akting Kwon Sang Woo sebagai pemuda calon pastor yang alim tapi 'berani' diam-diam melirik seorang gadis sebelum bersumpah selibat menjadi kelucuan tersendiri. Apalagi ia sering bertengkar dengan gadis yang pada awal terasa menyebalkan bagi dirinya itu. Ada keharuan ketika dalam upacara sumpahnya di gereja sang calon pastor muda menangis dan membatalkan niat untuk menjadi pastor karena hatinya telah tertambat somewhere. Film ini menggambarkan bahwa bagi seorang pria hidup tidak melulu tentang perempuan dan bercinta. Bisa jadi hidup adalah pengabdian total kepada Tuhan. Berapa banyak pria seperti ini? Mungkin segelintir. Mungkin hanya dalam film? : )

foto : berbagai sumber

Friday, September 23, 2016

K-Movies (24) Classic (Klasik) ****

Son Ye Jin, si cantik ini kurang cocok jika bersanding dengan Lee Min Ho seperti dalam K-Drama Personal Taste. Tetapi bersama Jung Woo Sung dalam A Moment To Remember, ia menjalin kisah cinta yang sangat indah untuk dikenang. Son Ye Jin seolah adalah micin atau bumbu penyedap untuk semua drama romantis yang menguras air mata. Wajahnya yang klasik melankolis membuat penonton yang memandang saja langsung merasa terharu dan jatuh hati. Sampai hari ini si cantik Son Ye Jin masih membujang dan terus aktif bermain film/drama. Dalam beberapa kesempatan ketika ditanya tentang aktor yang mungkin dapat disandingkan dengannya sebagai kekasih sungguhan, Son Ye Jin menjawab sendu, "Song Seung Heon sudah punya pacar saat ini, jadi saya tak dapat menjadikannya kekasih. Sedangkan Jung Woo Sung terlalu ganteng. Repot kalau punya pasangan terlalu mempesona seperti itu. Gimana dong?..." (Jadi bersyukurlah para wanita yang barangkali tak secantik Son Ye Jin namun sudah memiliki pasangan. Amin! he-he-he,..) Film Korea berjudul Classic ini memang pengambilan gambar dan wajah para pemerannya juga klasik. Demikian pun filmnya termasuk klasik karena dirilis tahun 2003. Yang sangat saya sukai dari film ini adalah aneka shoot gambar mirip rangkaian foto yang hidup dari lokasi/momen/benda-benda/ruangan. Serasa calender pemandangan musim semi dan memori tentang tahun 60-an. Sangat klasik,...

Ju Hee (Son Ye Jin) berjumpa dengan Jun Ho (Cho Seung Woo) dalam liburan di desa. Ia menjadi akrab dengan pemuda itu. Mereka bersama-sama mengunjungi rumah berhantu dan mendayung naik rakit di sungai. Perkenalan itu membekas bagi keduanya. Hingga akhirnya Jun Ho diminta oleh Tae Soo (Lee Ki Woo) sahabatnya di sekolah, untuk menuliskan serangkaian surat cinta bagi calon tunangannya. Ternyata gadis itu adalah Ju Hee. Sekalipun Ju Hee dan Tae Soo dijodohkan, dalam hatinya Ju Hee tetap mencintai Jun Ho. Demikian pula sebaliknya. Masalah menjadi rumit ketika Tae Soo (yang dipaksa ayahnya untuk mendekati Ju Hee) ingin mengalah dari percintaan sahabat dan calon tunangannya itu dengan mencoba bunuh diri. Jun Ho yang juga sangat menyayangi Tae Soo memutuskan melarikan diri dari percintaan segitiga yang pahit dengan masuk menjadi anggota pasukan tentara Korea. Jun Ho pergi ke medan perang diiringi pesan dari Ju Hee dan Tae Soo agar ia pulang kembali dengan selamat. 

Sepulangnya dari medan perang Jun Ho menyembunyikan kenyataan bahwa matanya telah buta. Ia bahkan menyarankan agar Ju Hee segera menikah karena ia juga telah menikah. Akhirnya dengan berurai air mata Ju Hee merelakan Jun Ho dan ia menikah dengan Tae Soo. Dari pernikahan ini keduanya memiliki seorang putri bernama Ji Hye (diperankan oleh Son Ye Jin juga). Ji Hye inilah yang gemar membuka kotak peti berisikan setumpuk surat cinta antara ayah dan ibunya. Kini akhirnya ia sadari bahwa surat-surat itu bukanlah ditulis oleh ayahnya tetapi oleh sahabat ayahnya yang bernama Jun Ho. Lelaki yang menjadi cinta pertama ibunya. Sementara itu di kampus Ji Hye menyukai seorang pemuda dari kelas drama bernama Sang Min (Jo In Sung). Banyak wanita yang terpikat oleh ketampanan Sang Min termasuk Ji Hye dan sahabatnya Soo Kyoung (Lee Sang In). Lagi-lagi sebuah pola cinta segitiga mengepung kehidupan si tokoh wanita. Jika dulu hal itu dialami oleh Ju Hee maka kini dialami oleh Ji Hye, putrinya. Namun pada akhirnya sebuah kenyataan manis terbuka, Sang Min ternyata juga menyukai Ji Hye. Plus, dia adalah putra dari almarhum Jun Ho, pria yang sangat dicintai ibunda Ji Hye. Jika dulu kisah kasih itu tak tersampaikan antara ibu dan ayah. Maka kini cinta itu tersambung melalui jalinan antara putri dan putra mereka. Hmmm,... 

foto :berbagai sumber

K-Movies (23) Daddy Long Legs (Penolongku Yang Setia) ****

Sebenarnya terjemahan daddy long legs ketika saya lihat dalam kamus adalah nama laba-laba di Amerika Utara. Tetapi dalam naskah drama/film Korea sebutan ini populer sekali. Mengacu pada kisah tentang seorang lelaki sukses bertubuh jangkung/berkaki panjang (diasumsikan berpendidikan/educated), yang diam-diam membiayai hidup seorang gadis yatim piatu miskin. Dalam kisah si gadis tidak pernah tahu siapa sebenarnya sang penolong yang setia tersebut. Kenapa tidak disebut sugar daddy? Hal ini juga terlintas dalam benak saya. He-he-he,.. Jika diamati daddy long legs digambarkan sebagai penolong yang menyembunyikan identitas. Artinya ia tidak memaksakan timbal-balik jasa, balasan dari gadis yang ditolongnya. Sedangkan sugar daddy sebaliknya, ia menolong dengan pamrih. Biasanya dengan  niat menjadikan seorang gadis muda sebagai simpanannya. Thus sugar daddy saya pikir gendut dan botak. Why? Karena sugar kebanyakan zat gula jadi gendut. Whaddever deh, logika yang tak penting ini. Daddy log legs rilis 2005.

Film ini romantis dan sendu tapi jalan ceritanya aneh. Young Mi (Ha Ji Won) sejak kecil mendengar kisah dari ibunya bahwa pada saat salju mulai turun ia akan dapat berjumpa dengan kekasihnya. Masa kecil yang bahagia direnggut dengan kematian kedua orang-tua dan akhirnya Young Mi berjuang sendiri hingga lulus kuliah dan bekerja. Semasa kuliah ada seseorang yang membiayai kuliahnya dan sering berkirim surat. Lelaki misterius ini terus mendukung Young Mi hingga berkarir dan kini bekerja di sebuah perusahaan broadcasting/ radio. Lelaki misterius yang adalah penolong Young Mi (diistilahkan daddy long legs) juga menolongnya agar diterima bekerja di perusahaan tersebut. Identitas si pria tetap tersembunyi. Di perusahaan broadcasting Young Mi berjumpa dengan Kim Joon Ho (Yeon Jeong Hun), pria muda penjaga library/reference room di perusahaan broadcasting tersebut. Pria pendiam yang santun ini kerap muncul di hadapan Young Mi tanpa sengaja dan mereka kemudian berteman cukup baik. Hingga akhirnya Young Mi sadar bahwa ia menyukai pria itu, Kim Joon Ho.

Peruntungan Young Mi terus melimpah. Ia mendapatkan tempat tinggal berupa rumah bekas milik salah seorang pegawai broadcasting yang sedang pergi berobat ke luar negeri. Gadis itu bernama Young Woo (Park Eun Hye). Di rumah itu Young Mi menggunakan laptop milik Young Woo dan tanpa sengaja membaca email-email pribadi Young Woo. Ia sangat tersentuh dan mulai menayangkan pembacaan email romantis tersebut di radio. Sejak masa awal kuliah Young Woo naksir cowok bernama Hyun Joon (Hyun Bin). Diam-diam ia selalu memperhatikan dari jauh. Dan dengan diam-diam pula ia selalu mengikuti Hyun Joon bahkan turut pula bekerja dalam perusahaan yang sama. Sampai akhirnya Young Woo memutuskan untuk melakukan operasi otak karena ia mengidap penyakit yang membahayakan. Ia ingin mengungkapkan cintanya pada Hyun Joon setelah ia sembuh nanti. Semua pendengar merasa terharu dengan kisah ini. Young Mi pun demikian, hingga akhirnya ia sadar. Jika pria yang disukai Young Woo kemungkinan besar adalah pria yang kini dikenalnya sebagai Joon Ho. Young Mi pun menarik diri, ia tak mau mengganggu kisah cinta Young Woo yang melankolis itu.

Sementara itu pencarian Young Mi tentang identitas 'daddy long legs'nya kian mendekati kenyataan. Young Mi menuntut penjelasan pada direktur muda broadcasting tempat ia bekerja. Ia pikir pria muda itu adalah daddy long legs yang selama ini dicari-cari olehnya. Sang direktur lalu membuka sebuah kenyataan pahit. Tidak ada gadis bernama YOUNG WOO dan tidak ada pria muda bernama HYUN JOON, semua itu hanyalah imajinasi KIM JOON HO. Joon Ho adalah adik dari pemilik perusahaan broadcasting tersebut dan ia mulai menderita hilang ingatan. Ada sebuah penyakit otak yang mengganggu kesehatannya selama ini. Joon Ho lah yang sejak awal masa kuliah naksir Young Mi. Dia pulalah yang selalu memperhatikan dan mengikuti Young Mi dengan diam-diam (jadi ini adalah kisah yang tertukar). Ia juga membantu Young Mi baik dengan biaya kuliah maupun dengan peruntungan karir di bidang broadcasting. Semua diatur oleh Joon Ho sebelum ia mengalami kemunduran memori/hilang ingatan tentang masa lalu. Tentu saja dengan bantuan abangnya yang direktur itu. Young Mi menangis pilu mengetahui betapa selama ini pria yang disukainya adalah sang daddy long legs yang selama ini dicarinya (jyaaah!). Sebelum Joon Ho wafat karena sakit otak, Young Mi sempat membalas perhatian pria itu. Walaupun untuk masa yang sangat singkat. Catatan: pemeran Joon Ho (Yeon Jeong Hun) wajahnya terasa sangat familier, siapa ya? Astaga ternyata dia adalah si jahat pemeran suami ketiga Ok Da Jung dalam Ms. Temper & Nam Jung-Gi!


foto: aneka sumber